Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mantargetkan 430 desa/kelurahan di daerah setempat memiliki web sebagai bentuk keterbukaan informasi publik di desa, pada 2017.

“Keterbukaan informasi publik di desa ini sebagaimana diamanatkan di dalam UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro Kusnandaka Tjatur, di Bojonegoro, Kamis (15/10).

Berbicara dalam acara “grand final” lomba kelompok informasi masyarakat (KIM) di Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, ia menjelaskan keterbukaan informasi publik di daerahnya, di atur di dalam Peraturan Bupati (Perbup) Bojonegoro No. 20 tahun 2012 tentang Inovasi Pembangunan Berbasis Partisipasi Publik.

“Kami akan terus mendorong terbentuknya web di desa/kelurahan, yang salah satunya yaitu dengan menggelar lomba KIM,” jelas dia.

Saat ini,lanjutnya, sebanyak 52 desa/kelurahan di daerahnya sudah memiliki web yang berisi laporan pemanfaatan alokasi anggaran desa berbagai bidang pembangunan, sebagai usaha melaksanakan keterbukaan informasi publik.

Selain itu, keterbukaan informasi publik di daerahnya, juga dilakukan melalui 60 blog kelompok informasi masyarakat (KIM) yang tersebar di berbagai desa.

Ia menambahkan masyarakat yang melapor ke jaringan informasi publik, melalui berbagai media, mulai telepon selular, radio, email, juga lainnya, mencapai 1.079 laporan, sejak Juni 2014.

Laporan yang masuk itu, katanya, berisi berbagai macam kritik pembangunan, pengaduan, juga laporan lainnya.

“Semua laporan diklarifikasi oleh satuan kerja perangkat kerja daerah (SKPD),” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bojonegoro Suyoto, memberikan piala kepada para pemenang “grand final” lomba KIM yang diikuti lima peserta. Penjurian lomba meliputi penilaian blog, penulisan berita, fragmen, tanya jawab dan yel-yel.

Keluar sebagai juara pertama yaitu KIM Depok dari Desa Klampok, Kecamatan Kapas dan diurutan kedua KIM Melati Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu.

Keluar sebagai juara ketiga KIM Tugu Pahlawan Desa Temayang, Kecamatan Temayang, keempat KIM Condro Mowo Desa Megale Kecamatan Kedungadem dan kelima KIM Simbah Gerit Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari. (sa/mcb)