Prayungan-bjn.desa.id. Setelah kurang lebih 20 tahun dari orde Revormasi sampai orde Jokowi massa kepengurusan H.Mukri. Akhirnya pada Jum’at, (9/3/18) dilakukan Reorganisasi Pengurus Ta’mir Masjid Hidayaturrohim acara ini dihadiri oleh 37 undangan diantaranya Yayasan Masjid Hidayaturrohim Medalem, Mantan Ketua ta’mir H.Mukri beserta anggota pengurus ta’mir, Ketua Remas, perwakilan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat medalem dan warga setempat yang berlangsung di Masjid Hidayaturrohim Dusun Medalem, Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur.

Pertama kalli H. Abdul Ghofar, selaku ketua yayasan  masjid memberikan sambutan bahwa Yayasan adalah sebagai Payung Hukum dan yang memiliki Akte Notaris baru lembaga TPQ dan sedangkan untuk  Masjid Hidayaturrahim  masih belum memiliki, sehingga harus sesegera mungkin untuk mengurus akta masjid dengan notaris atau pihak terkait.

Yayasan adalah millik umum dan bukanlah milik pribadi atau golongan. Demi menghindari kesalahpahaman di masyarakat mengenai yayasan tandasnya.

 

 

Pemilihan Ketua tam’ir dilakukan secara Mufakat sebelum melakukan pemilihan para undangan mengusulkan para kandidat calon tentang siapa-siapa Ketua Ta’mir yang dikehendakinya dari hasil usulan jamaah memunculkan 3 nama diantaranya H.Hasyim, K.Suparjan dan Usd. Miftahul ulum yang dimufakati untuk menjadi Ketua Ta’mir, Alhasil
Tepat Pukul 21.00 WIB H.Hasyim terpilih menjadi Ketua Ta’mir Masjid Hidayaturrohim Medalem Priode 2018-2023.

Dalam sambutanya Ketua ta’amir masjid yang terpilih H. Hasyim menyampaikan banyak terima kasih dan berpesan jikalau ada sesuatu atau kekurangan dalam mengemban amanah, maka beliau mohon untuk dibimbing dan dikoreksi oleh semua pihakk anggota. semua harus melengkapi dan mengingatkan,  jangan ada yang menjegal.

H.Hasyim melanjutkan, dengan mencanangkan beberapa bidang kerja dalam ta’mir masjid untuk kemajuan masjid diantaranya :

1. Hidaroh

2. Imaroh

3. Inayah

4. Mabaroth

Dan

5. Keamanan Masjid yang sebelumnnya belum ada.

Adapun jabatan dan tugas fungsi ta’amir masjid dijabarkan sbb:

JABATAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI
PENASEHAT Nasehat, saran, petunjuk untuk kemajuan dan perkembangan kegiatan masjid, baik diminta maupun tidak.
KETUA Memimpin dan mengkoordinir pengurus untuk menyusun dan melaksanakan program kerja ta’mir dalam ibadah masjid untuk kegiatan ibadah, kemakmuran masjid, kemasyarakatan jamaah termasuk administrasinya.
SEKERTARIS Mengelola administrasi surat-menyurat keta’miran masjid, jurnal kegiatan masjid, administrasi khotib (jadwal, jurnal, dan biodata), susunan kalender kegiatan masjid, catatan iventaris barang, alat kantor dll.
BENDAHARA Menyusun administrasi keuangan, catatan donatur / infak jum; at, bantuan ZIS-APBN-APBD dll.
BIDANG HUMAS Mensosialisasi program kegiatan masjid, menyiarkan berita, kegiatan juga informasi yang saling terkait jamaah masjid.Menjalin komunikasi dan koordinasi dengan BKM, MUI, PEMKAB dll.
BIDANG KEGIATAN Menyusun program dan pelaksanaan ibadah farddlu, sunah dan sosial lainya termasuk sholat jum’at, tarawih, zakat, infak, shodaqoh, PHBI, pembinaan jamaah dll.Menyelenggarakan diklat peningkatan SDM ta’mir masjid, pembinaan remaja / pemuda masjid, manajemen majelis ta’lim wanita.

Menyusun anggaran dana (proposal) untuk keprluan kegiatan di masjid yang diserahkan ke sekertaris untuk dilanjutkan ke ketua dan bendahara.

BIDANG PEMELIHARAAN & PEMBANGUNAN Menata desain seluruh ruangan masjid.Pemeliharaan peralatan dan fasilitas.Penentuan arah kiblat bersama seluruh pengurus ta’mir masjid.Membuat daftar nama dan jumlah iventaris (perlatan & fasilitas) yang dimiliki oleh masjid setiap bulannya untuk informasi.

Menyusun anggaran dana untuk keperluan penataan ulang gedung dan gedung di masjid yang diserahkan ke sekertaris untuk dilanjutkan ke ketua dan bendahara.

BIDANG KEWANITAAN Menyelenggarakan kegiatan jamaah wanita dalam peningkatan iman takwa antara lain dengan pengajian, bacaan al-quran dll. Membukukan uang infak masjid yang dikelola jamaah masjid.
BIDANG KEAMANAN Menyelenggarakan pengamanan masjid baik secara fisik maupun spiritual dari golongan yang terlarang di indonesia.

 

Saya minta harus proaktif, adminitsratif mari kita kerjakan bersama, kita komitmen untuk jalan bersama Kalau dapat dosa kita semua yang menanggung bersama dan kalau mendapatkan pahala kita juga yang akan mendapatkanya karena anda sekalian (undangan yang hadir) juga yang memilih saya. Tegasnya.

H.Hasyim yang merupakan Alumni Pondok pesantren itu mengajak untuk berdoa bersama minta restu pada sesepuh pinisepuh agar mampu dgan maksimal untuk menjalankan amanah ini dan diridhoi oleh Alloh SWT serta bisa melaksanakan tujuan program yang di harapkan. (Admin Webdes)